Mengalami berbagai pengalaman adalah sebuah pelajaran berharga dan bermakna dalam setiap langkah kehidupan panjang yang sudah terlewati. Jatuh bangun, susah senang adalah rentetan hal yang menakjubkan. Namun perjalanan akan semakin penuh misteri......tetap yakin bahwa dunia hanyalah tempat singgah sementara, maka jangan jadikan patokan akhir karena akan ada akhir yang abadi diseberang sana...
Selasa, 17 Maret 2020
6 Cara Orang Tua Mengasuh Anak dengan Baik
Setiap anak tentu memiliki karakter dan kepribadian berbeda-beda yang dibawa sejak lahir. Namun karakter itu akan mulai terlihat di masa pertumbuhan, atau usia balita dan seterusnya. Dalam masa pertumbuhan peran orang tualah yang akan menjadi penentu dari segala tumbuh kembang anak.
Bukan perkara mudah untuk mendidik anak, apalagi di usia dini. Perlu lebih jauh memahami kepribadian setiap anak itu sendiri. Bagaimana anak itu tumbuh berkembang, bergaul dan beradaptasi dengan lingkungannya. Sebagian besar anak-anak akan terlihat sama. Lincah, aktif, serba ingin tahu, ceria dan mencari perhatian. Namun ada pula anak yang lain dari pada umumnya. Senang menyendiri, tertutup, tidak bisa bergaul, tidak banyak bicara, fasif dan suka dengan kesunyian.
1. Orang Tua Adalah Contoh yang Baik
Orang tua adalah tempat belajar yang paling baik untuk anaknya. Apa dan bagaimana perilaku orang tua dalam kesehariannya akan terekam dalam memori anak, dan tersimpan hingga anak itu tumbuh dewasa. Sebagai orang tua tentu harus memberi contoh yang baik dan terpuji agar si anak menjadi peniru yang baik pula. Kebiasaan orang tua yang baik akan menjadikan kebiasaan yang baik juga, apalagi saat anak berada dalam masa perkembangan dan bimbingan.
2. Berikan Rasa Nyaman
Anak akan merasakan kenyamanannya jika lingkungan rumah telah memberikan fasilitas dan penunjang dalam masa-masa pertumbuhannya. Fasilitas tidak hanya berupa materi atau mainan-mainan mahal di dalam kamarnya. Yang penting rasa nyaman yang diperlukan anak itu adalah suasana damai, tentram, tidak banyak keributan karena terlalu banyak konflik dalam keluarga, kasih sayang yang tulus, kata-kata yang lemah lembut, dan sudah pasti perhatian. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang tidak tertata, baik lingkungan sosial dan pengasuhannya, kemungkinan si anak akan tumbuh sesuai dengan pola asuh dan lingkungan yang dialaminya.
3. Tanamkan Pendidikan Agama
Agama akan menjadi salah satu hal terpenting dan mendasar dalam setiap kehidupan manusia. Anak akan tumbuh dengan bekal agama yang diturunkan orang tuanya. Jangan salah, orang tua harus selalu mendidik dan mengajarkan hal-hal yang baik dengan landasan agama. Biasakan anak usia dini untuk mengenal masjid, pergi mengaji, kalau perlu masukkan ke sekolah-sekolah khusus yang memperdalam agama. Karena usia dini adalah usia yang mudah untuk menanamkan pelajaran agama. Ilmu yang diterapkan akan cepat ditangkap si anak dan disimpan dalam memorinya. Pelajaran agama akan membentuk ahlak dan kepribadian anak, agar kelak menjadi anak yang sholeh dan bertaqwa.
4. Jangan Bandingkan Anak Satu Dengan Anak Lainnya
Seperti yang sudah saya bahas di atas, bahwa anak tumbuh dengan karakter dan kepribadian yang berbeda. Bahkan memiliki bakat dan prestasi yang lain-lain pula. Nah, ini dia kebanyakan salahnya orang tua, yang terkadang kecewa dengan hasil dan prestasi yang di dapat anaknya. Saat sang anak tak mencapai target atau tidak menjadi juara seperti harapan orang tua, jangan sekali-kali memperlihatkan kekecewaan kita dan membanding-bandingkannya dengan prestasi anak lainnya.. Tetaplah memujinya dengan cara menguatkan hatinya agar tidak merasa kecewa dan berikan semangat untuk bangkit lagi. Membandingkan dengan anak lain hanya akan menambah beban mental dalam dirinya, sehingga anak akan menjadi murung dan sedih.
5. Ajarkan Sopan Santun
Agar anak kita memiliki sopan santun dan tata krama, sebaiknya kita sendiri selaku orang tua yang harus memiliki sikap sopan santun. Jika orang tua tidak punya Attitude, kemungkinan anak akan mencontoh hal yang sama atau bisa juga tergantung pada lingkungan dimana anak itu tumbuh. Saat orang tua memiliki Attitude tapi anaknya tidak, mungkin pengaruh lingkungan yang semberono dan pergaulan yang salah yang menyebabkannya.
6. Adil dan Bijaksana
Anak akan merasakan sedih, sakit hatinya dan ter-intimidasi dengan sikap orang tua yang tak adil terhadap anak-anaknya. Membedakan antara satu anak dengan anaknya yang lain. Jangan karena anak yang satu lebih menonjol dan membanggakan, maka timbul-lah sikap tak adil itu. Sebaiknya tetaplah bijaksana dan berdiri di tengah-tengah tanpa harus berpihak kemana-pun. Jangan sampai anak yang sedang menerima ketidak-adilan dari orang tuanya tak dapat menguasai dirinya dan menjadi frontal.
#Day17
#Odop
#Estrilook Community
IRA MULYA
Gambar Pixabay
Senin, 16 Maret 2020
Makanan Spesial Ikan di Pantai "Lebih" Gianyar Bali
![]() |
| dokpri |
Bali ternyata memiliki banyak kuliner pilihannya juga lho! Daerah tujuan wisata sudah seharusnya menyediakan tempat-tempat makan yang akan menjadi kelengkapan perjalanan bagi para wisatawan yang berkunjung ke daerahnya. Disini saya akan membagikan sedikit info tentang restoran yang murah, nyaman dan enak.
Jika teman-teman yang ingin menikmati sajian spesial ikan, selain Jimbaran ada tempat di daerah pantai "lebih" yang berada di kabupaten Gianyar. Jika dari arah Denpasar bisa melalui Jalan Ida Bagus Mantra By-pass Ketewel. Kira-kira 20 menit dari kota Denpasar.
Begitu sampai di pelataran parkir menuju bibir pantai, rumah-rumah makan yang hanya menyediakan makanan spesial ikan itu akan tampak berjejer di kiri dan kanannya. Tinggal pilah-pilih tempat yang mana yang paling enak dan nyaman.
Ada satu warung yang sering menjadi langganan saya yaitu warung Mendega. Warung yang terletak paling ujung ini memiliki banyak tempat duduk dengan konsep gazebo -gazebo, lesehan dan kursi-kursi dengan meja yang besar hingga ada yang bisa menampung dua puluh orang. Dilengkapi dengan bantal-bantal kursi warna-warni untuk alas duduk di lesehan. Tirai-tirai panjang, lampu-lampu hias, bunga-bunga, lilin dan ornamen-ornamen lainnya terlihat semakin menambah suasana warung itu kian menarik. Mushola, toilet, dan tempat istirahat bagi pengunjung yang memiliki balita tentu menjadi pelengkap lainnya.
![]() |
| dokpri |
Tersedia beberapa paket pilihan dengan menu yang bervariatif dan harga yang sangat terjangkau pastinya. Aneka ikan bakar, goreng, pepes, cumi-cumi, udang, kerang, lobster, sate ikan, kerupuk ikan, sup ikan, dan nasi goreng seafood juga ada! Tambahannya ada sayur plecing khas Bali dan sambal matah, wah...nendang banget tuh pedesnya. Makanannya cukup enak, dimasak dengan bumbu Bali yang sangat aromatik. Dengan rempah yang sangat kuat. Untuk minumannya tentu ada macamnya juga. Es kelapa muda selalu menjadi andalan saya. Untuk yang memesan paket lobster, ada kolam khusus dimana lobster-lobster itu bisa kita pilih langsung dalam keadaan masih hidup dan segar.
Untuk harga, jangan kuatir karena benar-benar murah. Dari harga paket yang paling murah yaitu 20 ribu rupiah sampai 100 ribu rupiah, kita sudah dapat satu paket makan enak dan puas. Nah teman, itulah rekomendasi tempat makan yang lumayan nyaman. Saat sedang menikmati hidangan, pemandangan laut dengan debur ombak akan tampak jelas dan dekat sekali dari sana. Pulau Nusa Penida dan Nusa Lembongan terlihat di kejauhan.
#Day16
#Odop
#Estrilook Community
Sabtu, 14 Maret 2020
Buta Warna Salah Satu Penyebab Gagalnya Cita-cita
![]() |
| kickstarter.com |
Hal itu pernah saya alami saat anak saya tak lolos masuk SMK negeri jurusan komputer. Awalnya saya tidak tahu bahwa akan ada tes buta warna. Yang saya tahu hanyalah tes kesehatan biasa yang tidak terlalu spesifik. Setelah lolos uji lainnya, terakhir tes buta warna. Tes itu sebetulnya terlihat sangatlah mudah. Hanya menebak pola-pola yang tertera dengan aneka campuran warna hijau, merah, oranye, kuning dan lainnya. Kalau dilihat dari dekat pola itu penuh warna dan berbentuk bulatan kecil-kecil atau titik-titik, dan jika di lihat dari jauh di tengahnya akan tampak gambar angka atau gambar huruf. Nah, pola itu akan terlihat dan terbaca dengan jelas oleh orang yang tidak buta warna, sedangkan orang yang buta warna tak akan bisa melihat pola apapun.
![]() |
| Merdeka.com |
Yuk, kita cerita sedikit tentang buta warna. Buta warna disebabkan oleh kelainan genetik yang diturunkan orang tua kepada anaknya. Umumnya banyak menyerang anak laki-laki. Anak perempuan hanyalah pembawa sifat. Jadi si anak perempuan yang pembawa sifat ini akan menurunkannya kepada anak laki-lakinya. Penyakit buta warna tidak terlihat secara fisik, dan hanya bisa diketahui melalui tes. Bahkan tes-tes tersebut bisa dilakukan sendiri tanpa harus pergi ke rumah sakit. Jadi, rumah sakit hanya untuk lebih memastikan saja. Tes itu dinamakan tes Ishihara. Di Internet sudah banyak tersedia, dan kita sudah bisa langsung tahu hasilnya, karena dengan tidak bisanya membaca pola-pola itu, artinya kita mengidap buta warna. Buta warna bisa juga disebabkan karena gangguan saraf mata atau retina karena cedera dan biasanya hanya menyerang satu mata saja.
Untuk buta warna Kongenital sebetulnya tidak bisa diobati dan tidak akan menimbulkan kecacatan yang berarti. Sedangkan buta warna Parsial adalah buta warna yang banyak dialami atau paling umum. Walaupun adanya alat bantu, yaitu berupa kacamata dan lensa kontak dengan filter khusus, namun tidak sepenuhnya dapat membantu untuk mengoreksi ketidakmampuan mata untuk membedakan warna-warna tertentu.
Saat cita-cita itu tidak dapat diraih karena buta warna. Tak usah kuatir, banyak jalan menuju Roma! Begitulah menurut peribahasa .
#Day15
#Odop
#Estrilook Community
Jumat, 13 Maret 2020
Hati-hati Aedes Aegypti Menyebarkan Keganasannya
![]() |
| KBK Kantor Berita Kemanusiaan |
Miris ya, dengan berita tentang pasien demam berdarah yang akhir-akhir ini melanda di berbagai daerah. Apalagi di negara yang ber-iklim tropis seperti di Indonesia. Di saat musim penghujan tiba, yang mana nyamuk Aedes aegypti keluar dan menyebarkan virus Dengue yaitu virus pembawa penyakit demam berdarah. Anehnya hanya nyamuk betina dari Aedes aegypti inilah yang menyebarkannya dan bukan dari nyamuk jantan.
Banyaknya kasus-kasus kematian yang disebabkan demam berdarah, umumnya dikarenakan terlambat mendapat pertolongan. Setelah sekian hari demam tinggi, disertai mual, muntah dan sakit kepala, pasien tidak segera dibawa ke rumah sakit. Hanya dirawat di rumah dan diberikan obat-obat ringan penurun panas. Akhirnya demam panas tak turun juga sehingga kondisi pasien kian lemah. Setelah terjadi demikian baru si pasien di bawa ke rumah sakit. Bangsal-bangsal rumah sakit pun, ternyata penuh oleh pasien DBD.
![]() |
| Tribun Manado |
Sebelum semuanya menjadi terlambat, sebaiknya kita tetap waspada untuk menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal rumah kita agar nyamuk Aedes aegypti tidak bersarang dan beterbangan. Jangan salah, nyamuk ini senang bersemayam di tempat air yang bersih lho!
Yuk, kita kenali jenis nyamuk Aedes aegypti ini dengan seksama dan apa yang harus kita lakukan untuk mencegah penyebarannya.
Ciri dan Penyebarannya
* Nyamuk ini memiliki ukuran yang kecil. Berwarna hitam mengkilat dengan belang-belang putih di
seluruh badannya.
* Senang bersarang di tempat air bersih yang tergenang, di dalam bak-bak penampungan air,
di dalam vas bunga, di kolam ikan dan aquarium hingga bertelur dan berkembang biak.
* Tempat-tempat gelap adalah yang sangat disukai nyamuk ini. Di kolong tempat tidur, lemari
pakaian, kapstok-kapstok baju yang tergantung.
* Mampu terbang sangat jauh hingga ratusan meter.
* Menggigit di pagi hari dan sore menjelang malam.
Bagaimana Cara Pencegahannya
* Menutup lubang-lubang air dengan rapat.
* Membersihkan dan menguras bak-bak penampungan air.
* Buanglah dan timbunlah barang-barang bekas yang sudah tak terpakai, seperti kaleng,
dan botol-botol kosong yang memungkinkan air tergenang disana.
* Tutuplah lubang-lubang udara dengan ram kawat.
* Taburkan bubuk Abate ke dalam bak penampungan air.
* Gunakan obat nyamuk untuk melindungi tubuh dari gigitannya. Bisa berupa lotions anti nyamuk
atau obat nyamuk bakar dan yang disemprotkan.
Jika virus pembawa penyakit demam berdarah ini kian meluas dan memakan banyak korban, laporkan segera hal tersebut kepada dinas yang terkait agar diberantas dengan tindakan lainnya yaitu Fogging atau pengasapan.
Semoga tulisan ini bermanfaat dan mari menjaga lingkungan dan kebersihan di lingkungan rumah masing-masing agar senantiasa terjaga dan terhindar dari wabah-wabah penyakit apapun.
#Day14
#Odop
#Estrilook Community
Ira Mulya
Kamis, 12 Maret 2020
Mencari Teman Sejalan, Sulitkah?
Rejeki bukan saja tentang harta, memiliki teman yang baik juga merupakan rejeki. Begitulah kira-kira kalimat yang sering kita dengar. Mencari teman yang bisa dijadikan sahabat setia itu memang tak mudah ya. Perlu waktu untuk lebih jauh menyelami sifat dan karakternya. Engga ada salahnya kan? demi sebuah persahabatan sejati dan abadi. Jadi intinya begini, menjalin tali persahabatan itu lebih baik dengan teman yang sedikitnya punya watak yang ngga jauh-jauh amat dari kita. Punya visi dan misi yang sejalan dalam hal apapun, pengertian, tidak egois, dan yang penting pandai menjaga lisannya agar tak seperti ember bocor! Yang senang membongkar semua rahasia temannya kesana-kesini.
Ada tipe orang yang tidak ingin memiliki banyak teman. Tipe orang seperti ini biasanya bersifat Introvert. Orang-orang dengan tipe ini, menganggap sendiri itu lebih baik daripada banyak teman, tapi tak sejalan. Emang bener juga sih menurut saya, terlalu dekat dan lengket dengan teman terkadang berujung jadi permusuhan. Kan jadi bikin ribet dan ribut juga akhirnya.
Sifat dan kepribadian orang tentu berbeda, dan untuk bersatu menjalin persahabatan butuh saling pengertian satu sama lain. Nah, ini dia yang kadang-kadang menjadi sandungan. Ingat! Teman atau sahabat sejati itu tak akan pernah menikung dari belakang. Dia akan berpegang pada prinsipnya bahwa teman yang baik adalah harta kedua setelah keluarga.
Selama tiga puluh tahun ini saya tak pernah terlalu dekat dengan teman atau sahabat. Karena saya hidup di perantauan, jadi sangat jauh dengan teman dan sahabat-sahabat lama saat waktu sekolah dulu. Untuk hadir di reuni-reuni sekolah pun, tak pernah sekalipun saya hadiri karena jarak yang jauh. Tapi bukannya berarti saat ini saya tidak bisa bersosialisasi lho! Baik dengan teman-teman baru ataupun dengan tetangga dimana tempat saya tinggal. Hanya Intensitasnya sudah tidak seperti dulu lagi. Semua saya batasi karena harus fokus untuk keluarga. Dengan begitu konflik dengan teman tak pernah ada, tak pernah bergosip, tak pernah ngumpul-ngumpul dan buat acara yang sebetulnya tak penting. Semua berjalan normal sesuai keperluan sehingga menjalani hidup-pun penuh kedamaian bersama keluarga saja.
Zaman sekarang tak lepas dari yang namanya sosial media. Untuk berinteraksi dengan teman dan sahabat lama tentu sangatlah mudah. Semua akan terhubung satu sama lain. Banyaknya grup-grup WhatsApp memudahkan jalinan pertemanan itu kian erat. Sekalipun demikian dan hanya bertemu dan say hello melalui jaringan smart phone, tetaplah konflik selalu ada, dan saya sangatlah tidak suka dengan konflik. Tidak enak didengar dan tentu persahabatan menjadi terpecah-pecah yang akhirnya sulit untuk kembali pada semula karena semua akan merasa paling benar sendiri dan tidak ada yang mau mengalah.
Namun bagi saya mencari teman yang sejalan di dunia nyata itu ibarat mencari jarum ditumpukkan jerami. Pernah alami hal yang tak mengenakkan hati dari seorang sahabat yang ternyata bermuka dua. Sungguh membuat diri saya sangat terpukul. Sifat saya yang cenderung sering mengalah dan tak bisa melawan merupakan kelemahan yang sudah mendarah daging. Sehingga mudah sekali untuk di Intimidasi. Lelah dengan semua itu dan untuk menghindari sebuah konflik, lebih baik saya mundur dan tidak mencari teman untuk berbagi keluh kesah lagi. Berteman hanya seperlunya, menjaga sikap agar tidak menciptakan masalah, jangan terlalu banyak bicara yang tidak semestinya. Bagi saya Bukan teman yang banyak tapi teman yang baik, teman yang baik tidak menghakimi satu sama lain.
Yang penting saat ini adalah berteman dan bertetangga di jalin dengan baik. Saling membantu satu sama lain adalah kewajiban. Bersikap ramah dan tetap menjaga adab dalam bergaul dan bermasyarakat menjadi salah satu yang terpenting. Semoga bermanfaat.
#Day13
#Odop
#Estrilook Community
Ira Mulya
Gambar Pixabay
Rabu, 11 Maret 2020
Selain Obat, Orang Sakit Butuh Perlakuan Tulus dan Menyenangkan
![]() |
| Cermati.com |
Makna Sehat
Kesehatan itu mahal harganya, makanya jangan dijual dengan murah!
Kalimat itu seolah menjadi kalimat penyemangat bagi sebagian orang yang tengah berjuang melawan sakit. Ada makna yang sesungguhnya yaitu, sebagai pemberitahuan bahwa menjaga kesehatan itu penting. Makanya ketika diberikan badan sehat pandai-pandailah menjaganya.
Kemarin, saya mengantar salah satu sepupu saya yang sakit. Sudah lima hari suhu badannya panas, pusing dan muntah-muntah. Diagnosa dokter hanyalah demam dan flu biasa. Setelah bolak-balik ke rumah sakit pertama yang dituju, awalnya menyarankan untuk dirawat di rumah. Namun lima hari sudah berlalu, sakitnya tak kunjung sembuh. Akhirnya cek laboratorium. Hasilnya ternyata Trombosit menurun dan terkena demam berdarah. Tentu, jalan lainnya harus opname. Sementara rumah sakit tersebut menyarankan untuk opname di rumah sakit lain karena di rumah sakit itu penuh.
Btw, kami pun berangkat ke rumah sakit lain. Karena jam kunjungan lewat Poliklinik di rumah sakit itu sudah tutup, terpaksa lewat IRD (Instalasi Rawat Darurat). IRD penuh juga oleh pasien darurat, untung ada bad cadangan yang dikeluarkan dari salah satu pojok ruangan. Sebagian yang lain hanya duduk di kursi dorong menunggu giliran diperiksa.
Setelah itu sepupu saya menunggu diperiksa dokter. Saya pun ngurus sana-sini dan mondar-mandir dari ruangan satu ke ruang lainnya. Saya mengerti betul dengan kondisi demikian karena memang begitu harusnya. Apalagi si pasien menggunakan asuransi BPJS tentu banyak prosedur yang harus dipatuhi.
![]() |
| Locum Meds |
Berilah Kami Senyuman
Ketika semuanya sudah selesai saya urus, saya pun kembali ke ruangan tempat dimana pasien-pasien darurat itu terbaring. Sepupu saya pun sudah diperiksa dan tinggal menunggu pemindahan ke bangsal perawatan. Saya perhatikan satu-satu semua pasien yang nampak terkulai tak berdaya itu dari tempat saya berdiri. Mereka hanya boleh ditunggui satu orang saja. Sedih rasanya melihat pemandangan itu. Berbagai keluhan tampak dirasakan oleh mereka. Sampai-sampai saya tak tega menyaksikan orang yang tetiba muncul di pintu IRD dengan bersimbah darah. Ya Allah, kenapa dengan orang itu? Batin saya bertanya-tanya. Ribut-ribut terdengar dari paramedis, ternyata orang yang baru datang tadi tangannya nyaris terputus terkena gergaji listrik di tempatnya bekerja. Qadarullah...pekik saya dalam hati.
Namun ada satu hal yang membuat saya sedikit kecewa dengan sikap salah seorang paramedis yang agak kurang ramah. Dari awal saya masuk kesana, memang sudah saya perhatikan gerak-geriknya. Sikapnya yang... maaf, sedikit sewot sungguh tak enak dipandang. Perangainya yang judes itu, sangat tak pantas dihadapan para penunggu pasien. Cara menyampaikan atau menjawab pertanyaan keluarga pasien yang bertanya, dijawabnya dengan sedikit ketus. Duh, terpikir oleh saya bagaimana jika itu terjadi kepada saya, yang baperan, Hiks! Atau bagaimana jika menimpa keluarganya yang sedang sakit juga? Kira-kira apa dia juga enak menerima perlakuan seperti itu? Pastinya engga kan?
Menurut saya, keluarga pasien itu malah tambah grogi dengan perlakuan demikian, dan tentu merasa diri paling bodoh dan paling sedih. Maaf-maaf kata saya ucapkan...memang tugas dokter dan paramedis itu sangatlah mulia, menolong orang-orang sakit yang sedang melewati masa-masa kritis, mampu dengan sigap melayani dan mengobati orang dengan berbagai kondisi darurat saat melewati fase-fase sulit. Please! Alangkah baiknya jika kami diberikan senyuman walau hanya seulas namun tulus, agar sedih kami bisa sedikit terobati. Jawablah dengan baik jika kami menanyakan sesuatu yang belum kami pahami, karena kami adalah orang-orang awam yang tidak mengerti dengan semua itu. Yang kami tahu hanyalah keluarga kami, orang tua kami, anak-anak kami dan orang-orang yang kami sayangi sedang terbaring dan membutuhkan kalian semua. Kami percayakan kepada kalian untuk melaksanakan tugas mulia itu. Jangan buat kami semakin terpuruk dengan sikap-sikap yang tak ramah, sewot dan sebagainya. Yang kami butuh hanyalah pertolongan tulus. Walaupun kami memakai BPJS, kami tetap membayar rutin setiap bulan.
![]() |
| Islampos |
Kalau Memang Harus Sakit ?
Tidak ada yang menginginkan sakit atau terkena musibah. Semua adalah mutlak, takdir dan keputusan yang telah dibuat-NYA. Orang tua, muda, anak-anak, tak peduli dari kalangan mana dengan status sosial yang berbeda-beda, bahkan seorang dokter dan paramedis pun, jika Allah SWT berkehendak, semua bisa terjadi.
Tuh, kan? lebih baik kita menjaga kesehatan sebelum sakit itu datang. Seperti pepatah mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati! Tapi sekalipun kita sudah semaksimal mungkin menjaganya kondisi tubuh kita. Kalaupun memang harus sakit dan harus berurusan dengan rawat inap di rumah sakit? Apa boleh buat! Jalani saja dan berdoa semoga sabar menghadapinya dan tentu berharap kembali pulih.
#Day12
#Odop
#Estrilook Community
Ira Mulya
Selasa, 10 Maret 2020
Kue Lidah Kucing Renyah dan Garing
Hai sahabat dunia Maya, jujur saya bingung, apa yang mesti saya tulis karena ide mulai mentok! hehe. Akhirnya saya kepikiran tentang kegiatan sehari-hari yang biasa saya lakukan. Padahal banyak yang bisa saya tuangkan juga sih sebenarnya. Eh.. ternyata, ketemu dengan ide ini.
Selain menulis, belakangan ini saya berjualan kue. Aneka kue jajan pasar dan kue kering. Pasar saya hanya kalangan tetangga dan taman-teman dekat saja. Jika mood saya lagi enak diajak kompromi, saya buka PO di grup-grup whatsapp. Alhamdulillah lelah saya tergantikan dengan hasil yang... lumayanlah, buat beli permen, hehe.
Kali ini saya ingin berbagi resep dan cara membuat kue lidah kucing yang enak, garing dan anti gagal. Terus, apa saja bahan yang diperlukan dan bagaimana cara membuatnya?
Yuk, cekidot!
Bahan
200 ml putih telur
200 gram margarin
170 gram mentega
200 gram gula halus
300 gram terigu protein rendah
50 gram susu bubuk
20 gram tepung maizena
1/4 sdt vanili
1/4 sdt garam
Cara Membuat
- Kocok putih telur hingga mengembang dan kaku, sisihkan.
- Ambil wadah lainnya, campurkan margarin, mentega, gula halus kocok dengan kecepatan tinggi
sampai warnanya pucat.
- Masukan tepung terigu yang sudah diayak sedikit demi sedikit sambil diaduk satu arah.
- Tambahkan maizena, susu bubuk, vanili dan garam aduk lagi hingga tercampur rata.
- Tuangkan putih telur ke dalam wadah adonan mentega sambil terus diaduk hingga tercampur.
- Panaskan oven terlebih dahulu dengan api sedang.
- Masukan adonan ke dalam kantong plastik (piping bag) ikat pangkalnya pakai karet agar adonan
tidak meluber keluar, lalu gunting sedikit ujungnya.
- Oleskan margarin ke dalam loyang cetakan kue lidah kucing atau loyang biasa.
- Semprotkan diatas loyang sebesar jari telunjuk dengan panjang sesuai cetakan.
- Panggang kurang lebih 30 menit dengan api kecil.
- Keluarkan kue jika sudah benar-benar dingin, agar tidak lengket.
Kue lidah kucing siap untuk jadi teman kamu selagi ngopi atau untuk kamu jual. Resep diatas menghasilkan 4 toples ukuran 1/2 kg.
Nah teman semoga bermanfaat ya.
#Day11
#Odop
#Estrilook Community
Ira Mulya
Foto Koleksi pribadi
Menu Sahur Favorit Keluarga
Tidak lama lagi kita akan memasuki bulan puasa. Yang perlu diperhatikan tentu kualitas diri kita dalam menjalankan ibadah puasanya. Namun hal terpenting lainnya adalah asupan makanan saat sahur. Karena apa yang kita makan akan menunjang tubuh agar tetap sehat. Selain itu, makanan harus mengandung nutrisi yang baik. Jangan sampai salah memilih makanan dan mengakibatkan aktivitas di bulan puasa menjadi terganggu karena badan menjadi lemas disebabkan gula darah dalam tubuh menurun.
Ada 4 pilihan menu sehat untuk sahur yang biasa saya sajikan buat keluarga kecil saya dan selalu menjadi salah satu menu favorit keluarga. Mudah buatnya dengan bahan yang tidak sulit didapat. Apa saja menu pilihannya? Yuk kita simak!
* Sup Kacang Merah
Bahan
- 150 gram daging sapi tanpa urat, rebus hingga lunak, potong dadu.
- 250 gram kacang merah rebus hingga empuk, sisihkan dan buang air rebusannya.
- 2 buah wortel potong dadu atau sesuai selera.
- 2 batang daun bawang iris tebal menyerong.
- 1 buah tomat, potong-potong.
- 1 batang daun seledri, siangi
- 1/2 sdm garam
- 1/2 sdm gula pasir
- 1/4 sdt merica
- 1/4 sdt pala
- bawang goreng secukupnya untuk taburan
Cara Membuat
Didihkan kembali air rebusan daging sapi, masukkan wortel dan rebus sebentar, lalu masukkan daging sapi yang sudah dipotong-potong dan kacang merah. Setelah itu masukkan garam, gula pasir, merica dan pala. Kemudian menyusul daun bawang, tomat dan seledri. Terakhir taburi bawang goreng.
* Sayur Oyong, Soun dan Bakso Ikan
Bahan
- 2 buah oyong ukuran besar, kupas kulit luar dan potong-potong
- 250 gram bakso ikan, ayam atau sapi
- 2 buah wortel potong-potong
- 100 gram soun rendam sebentar
- 1 batang daun bawang iris sesuai selera
- garam
- merica
- kaldu bubuk
Cara Membuat
Didihkan air secukupnya, masukkan bakso dan wortel kurang lebih 5 menit. Kemudian soun, oyong dan daun bawang tambahkan garam ,merica, kaldu bubuk.
* Ayam Bumbu Madu Tabur Wijen
Bahan
- 1 kg ayam, potong-potong sesuai selera
- 1 sdm garam
- 2 sdm madu
- sejumput wijen untuk taburan
- gula jawa secukupnya
- penyedap rasa (optional)
Bumbu Halus
- 4 siung bawang putih
- 5 siung bawang merah
- 4 butir kemiri
- 1/4 ketumbar
- 1/4 jinten
Cara membuat
Ungkep ayam bersama bumbu halus biarkan sampai meresap. Tambahkan garam, gula jawa, madu dan penyedap rasa. Setelah tercampur semua goreng ayam dengan api sedang hingga kecoklatan. terakhir taburi wijen.
* Empal Daging Sapi
Bahan
- 1 kg daging sapi (Gandik Putih) Presto hingga lunak, angkat tiriskan dan potong-potong sesuai
seratnya setebal 1 cm
- 50 gram lengkuas parut
- 3 lembar daun salam
- 50 gram kelapa setengah muda, parut
- 50 gram gula jawa disisir
- garam
- penyedap rasa (optional)
Bumbu Halus
- 7 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 5 butir kemiri
- 1/4 ketumbar
Cara Membuat
Ungkep potongan daging bersama bumbu halus, kelapa parut, lengkuas parut, daun salam, gula jawa garam, dan penyedap rasa. Tambahkan secukupnya air kaldu sisa rebusan daging. Biarkan hingga bumbu meresap dan tercampur rata dan airnya habis. Kemudian goreng ungkepan daging bersama dengan bumbu dan kelapanya. Sebaiknya goreng sebentar saja jangan terlalu kering agar empal tetap empuk.
Nah teman, itulah sedikit ulasan dari saya tentang menu sehat untuk sahur semoga bermanfaat.
#Day10
#Odop
#Estrilook Community
Ira Mulya
-
Minggu, 08 Maret 2020
Saat Langsing Tak Menjadi Impian Lagi, Perlukah Diet?
Siapa orangnya yang tak ingin bertubuh langsing dan enak dipandang? Tentu dambaan setiap orang. Bukan hanya kaum wanita, pria zaman sekarang pun mendambakan hal serupa. Berbagai cara terkadang dilakukan demi menunjang penampilan agar terlihat menarik. Merogoh uang yang tak sedikit untuk melakukan ini itu agar langsing dapat terwujud dan sudah pasti semua itu butuh perjuangan.
Namun langsing untuk seorang wanita yang sudah memasuki masa menjelang tua, sepertinya keinginan itu menjadi tak seheboh masa-masa ketika muda. Wanita yang sudah berkeluarga dan baru-baru memiliki anak, tentu sedikit khawatir dengan tubuhnya yang berubah dan sedikit melar pasca melahirkan dan menyusui. Perubahan itu sedikit menimbulkan rasa cemas dan menurunkan rasa kepercayaan diri. Takut tubuhnya tak akan kembali seperti masa-masa sebelum memiliki anak sehingga akhirnya menempuh jalan diet untuk mengembalikannya kepada fostur semula.
Sebetulnya, sebagian wanita mengalami banyak perubahan secara signifikan dibanding pria. Namun, mari kita renungkan sesaat tentang bagaimana kodratnya seorang wanita yang memang ditakdirkan untuk mengandung, melahirkan dan mengurus anak. Sungguh, menjalani proses hidup sesuai yang diberikan Allah SWT adalah hal yang luar biasa! Karena ada sebagian kecil wanita yang tak dapat mengandung dan merasakan bagaimana melahirkan. Mungkin wanita yang tak mengalami hal ini akan rela dirinya bertubuh gemuk asalkan dapat menjadi ibu yang sempurna dengan memiliki anak.
Jika diet memang sangat diperlukan lebih baik sebelumnya dikonsultasikan dengan dokter yang ahli di bidangnya. Dokter akan menganjurkan diet jika memang harus dilakukan misalnya, karena adanya suatu penyakit tertentu atau memiliki berat badan yang berlebihan. Namun ada pula yang melakukan diet karena ingin tubuhnya langsing, padahal tubuhnya tidak mengalami obesitas. Nah, yang demikian ini kadang ditempuh sendiri tanpa lebih dulu berkonsultasi dengan dokter. Mengurangi asupan makanan, makan hanya sekali selama 24 jam, hanya makan buah dan sayur tanpa ada karbohidrat sedikitpun yang masuk dalam tubuh, olahraga yang berlebihan, belum lagi mengkonsumsi obat, jamu atau yang berupa teh pelangsing yang banyak dijual dipasaran. Karena itu, akhirnya pola makan dan berolah raga menjadi tidak seimbang.
Kita tidak pernah tahu akibat dari semua itu. Apakah ada baiknya untuk kesehatan atau malah sebaliknya? Jangan hanya karena ingin tubuh langsing dan enak dipandang, ujung-ujungnya kita menjadi sakit. Sebetulnya sederhana saja, sejauh badan kita tidak mengalami obesitas, atau berat badan lebih sedikit diatas ideal, atau suami-suami kita tidak banyak mempermasalahkan dengan bentuk badan kita? jadi, untuk apa melakukan diet? Langsing sudah bukan menjadi impian lagi. Apalagi untuk yang usianya sudah menjelang 40 atau bahkan 50 tahun. Sudah semestinya menjalani hidup dengan apa adanya, yang penting hidup dengan sehat, jaga pola makan, olahraga yang ringan-ringan, jangan terlalu banyak memikirkan hal-hal lain yang tak perlu, dan yang terpenting adalah tingkatkan ibadah dan perbanyak bersyukur atas nikmat sehat yang selama ini diberikan.
Tubuh indah tidak selalu menjadi jaminan untuk kebahagiaan. Jika untuk mewujudkannya saja menempuh jalan yang sulit, karena harus susah payah berdiet dan berjuang untuk menekan semua yang menggiurkan di depan mata yang sebetulnya sangat diinginkan. Sekarang, lebih baik biarkan tubuh kita menikmati perannya.
Semoga bermanfaat.
#Day9
#Odop
#Estrilook Community
Ira Mulya
Sumber gambar Tech In Asia Indonesia
Sabtu, 07 Maret 2020
Momen Tak Terduga dibalik Panggung Megah Pemilihan Putri Indonesia 2020
Malam tadi, 6 Maret 2020 Jakarta Convention Center, seperti biasa menjadi tempat ajang pemilihan Putri Indonesia 2020. Panggung yang cukup megah dengan acara yang begitu meriah dipandu dua pembawa acara yang sudah tak asing lagi yaitu Choki Sitohang dan Patricia Gouw, serta pengisi acara dan bintang tamu yaitu Afgan, Bunga Citra Lestari, Isyana Sarasvati, diiringi Andi Rianto dan Magenta Orchesta.
Deretan para juri di hadapan panggung tentu diisi oleh orang-orang terkenal dari berbagai bidang masing-masing. Terlihat ada ketua MPR R.I Bapak Bambang Soesatyo, Menteri BUMN Bapak Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bapak Whisnuthama, Ketua Juri dari Yayasan Puteri Indonesia Ibu Kusuma Dewi Soetanto, Miss Universe 2019 Zozibini Tunzi asal Afrika Selatan dan lain sebagainya.
Dari 39 kontestan yang mewakili setiap provinsi di Indonesia, tersaring 11 kontestan untuk mengikuti rangkaian penilaian selanjutnya. Setelah melalui berbagai pertanyaan para juri, dari 11 kontestan tadi tersaring lagi menjadi 6 kontestan, yaitu dari provinsi Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, NTT, Maluku dan dari Sumatera Barat. Mereka pada umumnya bukan hanya cantik dan tinggi semampai namun memiliki kepribadian menarik dan tentu saja pintar.
Dalam sebuah kompetisi, apapun itu, selalu ada hal dan momen tak terduga yang bikin kita merasa malu sendiri menyimaknya. Pada saat tiba kontestan dari Sumatera Barat, yaitu Kalista Iskandar menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Bapak Bambang Soesatyo, yang menanyakan isi dari Pancasila. Entah memang ia tak hafal, lupa atau nervous? atau memang tidak bisa secara lengkap menyebutkannya atau apapun itu, tentu merupakan momen yang sangat memalukan.
Namun sungguh sangat disayangkan, perhelatan besar seperti Pemilihan Putri Indonesia yang semua kontestannya telah melalui seleksi yang cukup ketat, dan mengandalkan 3 B yaitu Brain, Behavior and Beauty ini, tak akan menyangka bahwa ada salah satu pesertanya yang tidak hafal dengan Pancasila. Awalnya Kalista Iskandar menyebut dengan benar. Dari mulai butir kesatu, kedua, ketiga. Tiba di butir ke empat, ia agak tersendat mengucapkannya. Beberapa kali ia mengulangnya karena salah. Sontak seluruh penonton riuh sesaat. Semestinya butir itu berbunyi Kerakyatan yang dipimpin oleh ...........dan seterusnya. Namun Kalista menyebut kata awalnya adalah Kemanusiaan yang pimpin....... Terus dia kembali mengulang dengan kalimat pertama dari butir ke empat itu dengan Kemasyarakatan yang dipimpin.... dan sudah pasti ia sudah sangat grogi dengan kesalahannya. Bahkan di butir kelima, terjadi kesalahan lagi, sampai akhirnya bel tanda waktu 30 detik yang diberikan juri sudah habis. Duh, ko bisa ya? Sungguh, inikah yang membuat ia tak lolos ke tiga besar? Bisa jadi!
Tiba di tiga besar, wakil dari provinsi Bali, Jawa Timur dan Jawa Tengah menerima kembali pertanyaan dari juri. Satu persatu menjawab dengan penuh percaya diri dengan wawasan yang dimilikinya. Bahkan wakil dari provinsi Bali, yaitu Putu Ayu Saraswati 22 tahun yang seorang dokter, menjawab dalam bahasa Inggris. Tentu menjadi nilai tambah.
Akhir dari acara, tibalah saat-saat yang dinantikan, yaitu acara puncaknya. Siapa yang akan menjadi pemenang di Runner Up 2 dan Runner Up 1. Juri pun berunding, sampai akhirnya Choki Sitohang dan Patricia Gouw mengumumkannya. Untuk Runner Up 2 jatuh kepada kontestan dari Jawa Tengah yaitu Jihane Almira Chedid 20 tahun. Sementara Runner Up 1 jatuh untuk kontestan dari Bali yaitu Putu Ayu Saraswati. Pemenang Putri Indonesia 2020 sudah pasti dipegang oleh kontestan dari Jawa Timur yaitu Raden Roro Ayu Maulida Putri berusia 23 tahun. Mahkota pun terlepas dari Frederika Alexis Cull Putri Indonesia 2019 wakil dari DKI Jakarta 1, yang waktu itu berkesempatan meraih posisi 10 besar di ajang Miss Universe 2019.
Raden Roro Ayu Maulida Putri akan mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2020 yang akan datang. Semoga kali ini wakil dari Indonesia akan berhasil lolos ke lima besar, atau mungkin saja bisa ke tiga besar atau jadi Miss Universe 2020. Wah..... turut bangga ya kita!
Itulah ringkasan dari ajang Pemilihan Putri Indonesia 2020. Maaf tidak bermaksud untuk mempermalukan siapapun, semata-mata hanyalah sebagai pelajaran berharga untuk ke depannya. Agar tak terulang kembali. Karena apapun bisa saja terjadi dan tak terduga sekalipun di sebuah panggung megah, dengan banyak penonton yang hadir, dan disaksikan oleh jutaan pasang mata di seluruh tanah air. Selamat bagi setiap kontestan yang telah berjuang dengan membawa harum nama daerahnya, dan membuat bangga keluarganya. Sukses akan menjemput dan menanti kalian semua.
#Day 8
#Odop
#Estrilook Communit
Ira Mulya.
Sumber Video You Tube
Jumat, 06 Maret 2020
5 Tips Menyiapkan Liburan
Liburan bersama keluarga adalah kegiatan yang selalu menyenangkan. Apalagi setelah merasakan kejenuhan yang teramat sangat karena kesibukan. Pastinya pergi berlibur adalah obat mujarab yang dapat menyembuhkan semua rasa penat dan sumpek. Nah, ada beberapa tips untuk kamu persiapkan sebelumnya. Yuk kita simak!
1. Jadwal
Untuk pergi berlibur, waktu keberangkatan adalah hal yang penting. Kamu bisa atur jadwal sebelumnya. Jadi pastikan kapan kamu harus mengajukan cuti kerja, atau libur kuliah misalnya. Jika untuk yang berkeluarga tentu harus menunggu kapan waktunya anak-anak libur sekolah, jadi ketika menikmati liburan waktunya benar-benar pas.
2. Dana
Ada beberapa pilihan berlibur sesuai isi dompet, jadi tidak perlu memaksakan diri loh, ya. Jika uang belum cukup untuk pergi ke suatu tempat yang jauh lebih indah dan bagus, pilihlah alternatif lainnya. Biarpun ada keinginan yang sedikit berlebihan, namun budget harus tetap diperhitungkan. Yang penting uangnya ada dan tidak mengambil dari uang yang sudah di prioritaskan untuk sesuatu yang lebih penting. Kenapa?...Agar setelah pulang berlibur pikiran menjadi Fresh dan tidak memikirkan hal lain yang berhubungan dengan keuangan.
3. Tujuan
Mencari tempat berlibur di zaman sekarang tentu sangatlah mudah. Sudah banyak tersebar di internet mengenai informasi yang dibutuhkan. Mulai dari transportasi, destinasti, penginapan dan lain sebagainya. Namun akan lebih baik jika terlebih dahulu kita pastikan bahwa tempat yang akan menjadi tujuan adalah daerah aman yang tidak ada konflik. Safety tetap harus menjadi prioritas juga kan?
4. Siapkan Fisik
Setelah rencana sudah tersusun ada baiknya satu dua hari sebelum kamu melakukan perjalanan, menjaga kesehatan adalah hal penting lainnya agar badan tetap fit dan pikiran tetap tenang. Apalagi perjalanan yang akan kamu tempuh lumayan jauh. Jadi, hal-hal kecil yang akan menjadikan keruwetan pikiranmu lebih baik kamu singkirkan dulu. Pekerjaan rumah yang biasanya bertumpuk, kerjakan secukupnya.
5. Membawa yang Diperlukan
Nah ini dia, biasanya kaum wanita yang gemar sekali membawa barang yang banyak. Mulai dari pakaian, sepatu, tas, kosmetik, aksesoris dan lain sebagainya. Tentu sudah bisa dibayangkan bermacam-macam yang dibawanya. Sebaiknya kita hitung waktu dari awal keberangkatan sampai akhir saat pulang. Kira-kira berapa pakaian yang dibutuhkan, sepatu dan tas lebih baik bawa yang bisa dipakai disemua waktu, kecuali tujuannya ke negara yang memiliki suhu yang dingin, mungkin akan ada tambahan barang bawaan seperti mantel tebal, topi atau sepatu boot misalnya. Jangan sampai banyak barang yang tak terpakai. Inilah salah satu pengalaman yang sering dialami banyak orang.
Nah, itulah sedikit tips untuk berlibur, semoga bermanfaat.
#Day7
#Odop
#Estrilook Community
Ira Mulya
Gambar Pixabay
Langganan:
Postingan (Atom)
Film-film yang Tunda Tayang di Tahun 2020
Tahun 2020 adalah tahun yang sangat kelam. Dimana, wabah virus Corona tengah melanda seluruh belahan bumi. Meruntuhkan segala ben...
-
Saat waktu luang, ada tempat yang sering saya kunjungi ketika saya ingin menyendiri dan menghabiskan berjam-jam untuk berada di depan t...
-
Bandung bukan saja terkenal dengan kota kembangnya, melainkan kota dengan segala macam hiruk pikuk yang akan kamu temui disana. Kota y...


















